Tuesday, August 19, 2008

Kereta api itu memaaaaangg..........

Ada pengalaman luar biasa waktu aku ke Jakarta 14 Agustus kemarin. Mungkin buat sebagian orang ini udah biasa, tapi buat aku ini adalah pengalaman pertama yang tidak terlupakan. Aku harus ke Interview di sebuah perusahaan di mana aku akan bekerja. Selesai interview sekitar pukul 4 sore aku pulang ke rumah Bude di Kebayoran Lama. Dan mulai kepanikan-kepanikan itu datang silih berganti. Karena ternyata Bapakku belum pesan tiket pulang, padahal besok paginya aku harus masuk kerja. Errgg...so what should i do! Beliau bilang "Wes tho nduk, manuto aku wae (Sudah anakku, nurut saja sama Bapak). Oke!

Pukul 5 sore kita berangkat ke Gambir. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya supir antar kita ke agen bus. Ternyata semua tiket bis habis untuk hari ini. Damn it! Untuk kali ini aku mengutuki long weekend yang habis besok Senin (18/8). Teringatlah kita pada saudara yang kerja di Istana Negara. welw ya, ternyata dia juga mau balik dan berusaha cari tiket! Begitu sampe Gambir, harapan indah terbentang luas (xixixi).

Dengan santai masuk ke stasiun, tapi ternyata dia juga gak bisa dapet tiket! Yaaaaa....kepanikanku bertambah! Bayangan gak bisa pulang Jumat ini tergambar jelas. Ditambah kepanikan orang-orang di stasiun yang lari-lari kayak kesetanan karena takut tertinggal kereta. Dan antrian yang wellww...edan!Jalan terkahir...CALO..damn i hate them! Tapi mau gimana lagi! Tapi ternyata, mereka tidak di pihak kita sekarang. Tiket mereka habis. Aku cuma bisa terduduk lemas, ngebayangin konten mobile di kantor yang harus aku kerjain besok pagi...errgghh....

Nekatt...langsung deh masuk stasiun, apapun yang terjadi. Ternyata Bapak beli tiket berdiri. Walau beliau sedikit khawatir, kalau aku bakal protes habis-habisan. Aku bilang, mending aku berdiri deh, daripada ga bisa pulang dan besok ga bisa masuk kantor! (hahaha keren ya akuu!!) Yasudah, tiket berdiri seharga harga asli sudah di tangan...Tapi ini semua belum berakhir sayang!! Kita ga dapet tempat duduk, artinya kita harus berebut agar dapat kursi di gerbong restorasi.

Dengan segala upaya, begitu kereta dateng kita langsung berebut! Ekhh..restorasi pujaan hati langsung ludeeesss.... Welw...tapi ada yg baik hati menawarkan untuk duduk di Mushola. Mushola! Yaaaaa... Akhirnya, aku masuk dan duduk di dalam mushola berukuran 1x2 m. Hahahaha.... Aku berusaha menikmati mushola mungil yang menampungku. Hape ku sudah mati sejak masuk stasiun, jadi tidak ada satupun yang bisa aku hubungin malam itu (hikss.. honey Bink!) Jadilah aku selama 10 jam menjadi penumpang yang terlantar dgn puluhan orang yang bernasib sama di sana. Yah..at least aku bisa sampe Jogja lagi dengan selamat!

Ouugh i love my Jogja!!

No comments: