Sunday, July 15, 2012

Hore Beach..


Kali ini rencana perjalanan ke pantai akhirnya terwujud nyata. Dengan peserta yang hanya 4 orang, dan semuanya cewek, berangkatlah kita menuju timur Jogja memulai trip pantai to pantai (14/7/12). Yeeaayy..semua exciting!! 

Meski pagi itu dibuka dengan mendung dan gerimis, tetep jalanlah kita menuju meeting point di rumah Wini. Rencana brangkat jam 8 pun, baru terlaksana sekitar 8.30 lewat. Yang cukup menyenangkan adalah, kita berangkat tinggal bawa body aja, karena smua ransum sudah disiapkan.. Yeaayy..double exciting. Wkwkwk... Mereka donk, Putri Wini Farikha, pake rok panjang semriwing. Duuuh iri, akhirnya kita kompakan pake rok smua biar kelihatan lebih yoi :p

Walaupun semua kelihatannya udah sangat prepare, tapi tetep ya ada yang ketinggalan, yaitu pakaian ganti. Beruntung Wini cukup dermawan, memberi bantuan pakaian ganti (ga perlu disebutin apa ya) :p

Mobil yang udah dipanasin, dan driver yang udah siap sedari pagi, jadi saksi kehebohan kita waktu persiapan mau jalan. Dengan mengucap basmalah, perjalanan panjang pun dimulai. 

Mobil udah mulus, jalan pun ga geol-geol banget, tapi agaknya si driver ini agak ababil ya nyetirnya, jadi wuzz wuzz kencang tak terhingga dan nyaris setiap berapa menit sekali kedengeran orang nahan napas di belakang karena mobil yang hampir aja nyenggol kendaraan lain. 

Dengan kecepatan super itu, akhirnya dalam satu setengah jam kita sampai pantai pertama. Untuk ukuran kita, yang ga begitu apal jalan,waktu tempuh segitu udah cepet banget. 

Daaaan..pantai pertama kita datengin adalah Pantai Sepanjang. Pantai ini pasirnya putih dan cukup halus. 



 Pantai Sepanjang 

Tempatnya masih sepi, cuma ada beberapa pasangan dan rombongan wisatawan dari sebuah instansi. Di sana kita ditawarin pecel rumput laut dan keripiknya. Hemm..menarik sih ya, karena belum pernah cobain. Tapi karena kita mual banget akibat perjalanan akhirnya gak jadi nyobain. 

Setelah dari Pantai Sepanjang, kita langsung cuss ke Pantai Indrayanti. Berbekal pengalaman indah beberapa teman tentang pantai itu, kita pun membayangkan hal yang sama. 





Pantai Indrayanti

Tapi begitu nyampe, duuh biyung...ga banget deh. Pantainya udah rame banget. Bahkan mau lihat keindahaannya pun kita ga bisa konsen, karena saking banyaknya orang disana. 


Akhirnya kita pun pindah ke pantai Sundak dan Ngandong. Pantai Ngandong ini berada satu jalur dengan Sundak hanya terpisah karang. Suasana pantai Ngandong cukup sepi, dan kitapun akhirnya memutuskan untuk benar-benar membasahkan diri di sana. Hihihi... 

Kita nemuin spot yang pasirnya agak dalam dan bener-bener kayak mini pool pribadi. Airnya hijau kebiruan dengan hanya kita ber-4 di sana, it's like heaven. Dan cuaca siang itu oke banget, karena matahari agak tertutup sedikit sama awan jadi ga begitu panas, dan bikin langitnya jadi biru, ceraaaaahhh banget










Pantai Ngandong


Hampir 4 jam kita maen-maen di Ngandong. Dan kelar dari situ kita pesan makan siang superb. 5 porsi ikan, seperempat udang asam manis, ca kangkung, dan sambel bawang dengan 20 cabe. Two thumbs up deh pokoknya. 



Yummy lunch...slurrp

Balik dari situ kita sempetin mampir ke pantai terakhir, Pantai Drini. Karena sudah cukup sore, matahari udah habis, dan ternyata langitnya agak mendung, suasananya jadi biasa aja menurutku ya. Bahkan kita pun ga bisa menikmati sunset sama sekali, karena mataharinya tertutup sama awan. But we enjoyed the beach, yang pasti tetep diisi dengan foto dan sebagainya :) 



Pantai Drini


Perjalanan panjang pulang ke rumah pun dimulai. Kita udah memposisikan diri senyaman mungkin, supaya gak terpengaruh dengan gaya setir labilnya si driver. 

Dan ternyata, masih pada punya ide surprise untuk mampir ke Bukit Bintang yang masih berada di daerah pegunungan Gunung Kidul. Di sana ada warung makan, jagung bakar, dan resto. Kita pilih satu warung buat mampir. Berdasar pengalaman teman yang suka "ditembak" harga di sini, aku pun langsung ngecek harga dulu baru kita pesen. 

Well, semangkuk mie rebus telur, teh anget, dan kopi pun jadi teman kita sejenak untuk ngobrol dan menikmati kerlap-kerlip Jogja dari atas. Inilah kenapa area ini disebut Bukit Bintang. Karena selain bisa lihat langit dengan hamparan bintang beneran, kita juga bisa lihat kota Jogja dengan gemerlap lampu-lampunya di malam hari.

Nice!