Sunday, April 21, 2013

ayah

ayah, berteman bulan
memainkan kata dalam tembang jawa
siapa di sana, tanyanya
memastikan keluarganya tidak merasa was-was
karena malam yang makin ganas

ayah, berteman bintang
membuat sulur menyatu seperti tulang
kuat membuat semua tertopang
dia menyimpannya untuk kenangan
setiap sikapnya adalah warisan

ayah, begitu gagah dalam malam
begitu kuat dalam siang
dia menjadi segalanya untuk kami
kami adalah segalanya untuk dia

sulur bertaut membentuk barisan kata
"ayah"