Friday, April 6, 2012


saling menghindari untuk tidak bertemu
membangun dinding setinggi langit
memisahkan kota seperti negara perang
tidak bisa dilewati 
atapun terlewati
karena angkuh seisi hatinya

angkuh seperti butiran pasir
di bibir pantai sore hari
yang yakin dirinya paling indah
tapi cepat hilang saat ombak datang menerjang

begitulah kita saling membangun pertahanan
seolah tak ada lagi yang pantas didamaikan
kita hanya bisa saling menatap teduh
tanpa bisa menyentuh utuh

itulah kita sekarang
membangun pertahanan perang
mengubah hati jadi sekeras batu karang

Wednesday, April 4, 2012




Catch the flash

And i will answer "yes!"
Hari semakin siang, dan aku melangkah pelan
Tak peduli angin dan hujan
Tubuhku pelan dihempas ke jalan

Duuh Gusti, tajamkan ingatkan rekatkan doa
Takkan kuhitung berapa banyak kuhabiskan bekal
Agar sampailah aku di tujuan kekal

Tuesday, March 13, 2012

myfirstlittlestep 120312

Banyak yang mengingatnya, sangat banyak yang mendoakan. 
Saat kamu dilimpahi berkat, selalu syukur yang terucap.

Inilah hari dimana aku kembali diingatkan tentang banyak hal di sekitar, yang sudah atau belum terjadi. Tentang banyak peristiwa yang seharusnya memberikan pelajaran. Tentang banyak hal yang seharusnya diwujudkan.

Tidak ada yang spesial. Hanya kue dari teman-teman kantor, dan malam harinya meluangkan waktu untuk makan malam dengan aryo di sebuah resto Pasta. Nice surprise, nice dinner, and many many nice greetings from friend and family. Kenapa ga spesial? Penilaian subjektif sebenarnya, padahal sebenarnya semua menyenangkan. Karena di usia yang sudah tidak lagi muda, masih banyak hal yang belum bisa diwujudkan. Memang semua butuh waktu, tapi waktu juga gak akan bisa berulang. Dan kita semua kalah sama waktu yang terus berlari dan ga pernah mau nunggu. Deeeh berat ya muatannya.. :P

Kemarin sempet ingat-ingat beberapa momen ulang tahun yang udah dilewatin. Total sudah 26 kali mengulang tahun :P Kue, kado, surprise...itu yang selalu ditunggu. Puji Tuhan sejauh yang diingat, belum ada kenangan kurang baik di hari itu yang bikin sampe ga mau inget kalau ultah. Jangan sampai deeh :P

So, what's next. Ga mungkin donk cuma tiup lilin, berdoa, cipika cipiki, trus udah...setelah itu balik lagi ke hari biasa. Ehmm harus ada yang beda neh...apalagi umur dah makin tua ya :P
Semua pasti ingin yang lebih baik. Sikap, pola pikir, semangat, karya, pasti ingin satu level atau berlevel-level lebih tinggi. Tapi berlembar-lembar resolusi ga akan ada gunanya, kalau kita ga mulai dari satu langkah kecil. Apapun itu resolusinya, sebarat apapun resikonya, make it happen with your little first step.

But, you know what? Sebenarnya itulah yang paling sulit. Membuat satu langkah kecil itu. Kadang kita keburu takut sama akibat buruk, ga pede, malu, dan banyak negative thinking lainnya yang ga akan bisa lepas dari diri kita. Dan itulah saya..hehe.. Jadi, salah satu resolusi saya adalah awakening the giant within. The wild, the brave, the monster inside. Semua punya, dan saya juga. Tapi saya harus sekuat tenaga untuk memunculkan itu. Dan saya rasa harus dimulai dari sekarang, from my little first step.

Dan sebuah keinginan untuk berubah, pasti mengandung banyak resiko. Resiko itulah yang harusnya kita nikmati. Menurutku, orang yang menghadapi resiko adalah orang yang berusaha. Resiko itu kan akibat dari sebuah tindakan. Apa berani ya, aku mengambil resiko dari banyak hal yang aku lakukan. So, the next resolution is create many risk, to finish the step that I made before.

Friday, March 2, 2012

Ketika semua tak lagi terbantahkan,
kuikuti apa yang alam inginkan.
Ketika mengalir apa adanya,
kuharapkan semua bermuara pada tempat yang seindahnya.
Bisa jadi apa saja,
bisa berakhir dimana saja.
Tak pernah bisa disangkal,
bahwa kita tidak lagi menjadi kita,
saat bertatap dengan realita.
Hanya lebih kuat atau lebih lemah...

Alam pun menyanggupinya

Friday, February 10, 2012

I just don't have a clue...

It will never stop, until we say "enough".
But i don't know when, and i don't know how...

The world keep spinning round
And we can't stop the sun from shining.

Maybe it's enough, but maybe it's not either

I don't know
I just don't have a clue...

Thursday, January 12, 2012

Have A Marvelous New Year!!

Sudah 12 hari berlalu di bulan Januari di tahun yang baru ini, 2012. 

Wuhuuu...penuh semangat prestasi mantemans ;) What is your wishlist for 2012? New Job, naik jabatan, married, punya baby, cari pacar, beli gadget baru, atau malah ngrencanain mau jomblo aja setahun ini? Hehe..yang terakhir bukan harapan yang baik kayaknya ya. Tapi apapun itu, pasti di note kita pasti sudah ada banyak tulisan resolusi, refleksi, harapan, dan cita-cita untuk tahun ini.

Detik-detik menuju tahun baru selalu menjadi titik tolak untuk menjadi manusia yang baru. Perjanjian pribadi dengan seluruh panca indera, bahwa saya pasti bisa lebih baik. Ya, klasik memang. Tapi apalagi yang bisa kita lakukan, selain berharap, bermimpi, dan pastinya bertanggung jawab dengan seluruh permintaan kita. Caranya? Ya, wujudkan, lakukan. Apapun hasilnya, itu cuma masalah cara kita memoles usaha kita aja. CMIIW

Hemm..buat saya 2012 itu.... wkwkwk honestly..saya sendiri ga tau. BLANK! Tahun 2010 itu tahun penuh kerutan di kening. 2011 sudah bisa santai, inhale exhale secara teratur, a.k.a let it flow, ikhlas. Habis itu, 2012...hihi, saya belum tahu mau ngapain.

Tapi, boleh gak saya bilang, in a simple way "Saya ingin meningkatkan rejeki". Rejeki tidak melulu sesuatu yang material, uang, harta dan teman-temannya. Rejeki itu menurut saya, ya semua yang baik atau yang tidak baik, yang memberikan peningkatan positif secara pribadi dalam berbagai hal. 


Kesehatan itu rejeki. Gaji itu rejeki. Kegagalan itu rejeki (yang tertunda wkwkwk). Punya pasangan itu rejeki. Mimpi indah semalem itu rejeki. Kayak orang Jawa kalo ada yang sakit "Sukur kamu cuma jatuh, ga sampe bla bla bla". Di dalam kedukaan masih ada rasa syukur, menurut saya itu rejeki, tapi dengan makna lain. Siapa coba yang ga mau rejekinya meningkat. Hanya orang-orang yang ngerasa stuck atau dalam comfort zone-nya, atau emang dia udah "kaya" banget, yang bilang "Ya gini cukup-lah!" Hohoho...

Selain meningkatkan rejeki, satu hal yang ingin saya lakukan tahun ini adalah menjadi "pelayan" bagi bapak-ibu saya. Bertahun-tahun saya hidup, saya sadari bahwa yang namannya manusia, semua pasti menjadi tua. Begitu juga dengan bapak-ibu saya. Gak mungkin waktu dihentikan di waktu sekarang ini. 


Saya juga makin menyadari bahwa usia yang semakin tua membuat semua kemampuan itu berubah (saya gak mau bilang berkurang). Mereka memiliki batasan, yang "sangat-perlu-sekali" dipahami. Dan saya sangat ingin belajar memahami. Menjadi "pelayan" orang tua, artinya bukan ngurusin dari bangun tidur sampai tidur lagi. Tapi menjadi orang yang mengerti kebutuhan, masalah, dan apa yang terjadi dengan mereka di masa kini dan mungkin di masa depan. Wuiih...itu memang butuh banyak energi, but i will try! :)
Maka di tahun baru ini ciptakan ide cita-cita segila mungkin, apa aja. Dimulai dari hal yang sederhana yang dapat diwujudkan dalam waktu singkat, sampai kegilaan yang mungkin hanya bisa terjadi di film atau sinetron. Make it happen. Kalo tercapai itu rejeki Anda. Kalau tidak atau belum terjadi, maka mungkin rejeki Anda harus diraih dengan cara yang lain. Tinggal diperbaiki aja. Break the boundaries.

Fiuuh..masih banyak yang ingin dilakukan dan memang harus terus "dimimpikan" dan diwujudkan. Melihat ke dalam diri sendiri, dan bilang "saya mampu". 

Siapkan note, ciptakan garis, lingkaran, apa saja. Beri warna, dan kita siap menciptakan semua yang kita mau.

Have a marvelous new year everyone! Smooch....